BBM oh BBM ramai dimana mana. Iya BBM, maksud saya Bahan Bakar Minyak, bukanlah Blackberry Messenger. Harganya sudah akan naik sebentar lagi. Ancaman menyekik rakyat siap di depan mata. Efek domino siap datang di hadapan masyarakat kecil di negeri tercinta ini. Memang yang naik harganya BBM, tapi pastinya harga sembako, harga transportasi akan mengikuti juga. Inilah negeri tercinta kita Indonesia. Namun, kebijakan pemerintah ini bisa dibilang sebuah keputusan yang tepat, meskipun sikap rakyat seolah-olah menolak mentah-mentah kebijakan ini. Pastinya pemerintah sudah amat sangat paham bagaimana karakter bangsa ini, bagaimana rakyat negeri ini. Okelah, harga BBM sudah pasti naik, tapi bahasan ini juga tak akan kunjung selesai bila dibahas terus menerus.
Apa kita tidak pernah berfikir, alangkah indahnya bila indonesia ini dapat mengolah minyak? Indah dan indah pastinya, ya kan? Tapi sayang, pemerintah kurang tanggap menyikapi hal ini. Padahal kita tentu semua tahu kan ya, Indonesia ini kaya raya akan minyaknya, tapi kenapa malah ketika harga minyak dunia naik, Indonesia seakan kebakaran jenggotnya? Aneh gak? Aneh!!!!!!! Pemerintah seakan terlalu fokus pada kepentingan bisnis semata, tanpa memikirkan kepentingan rakyat dalam pembangunan di negeri ini. Rakyat seakan tidak bisa apa-apa dan kemudian selesai sudah. Itu saja simplenya mungkin pemikiran pemerintah kita.
Alangkah baiknya apabila cepu di jawa tengah itu diolah sendiri oleh indonesia tanpa campur tangan negeri seberang sana. Selain minyak yang dapat di sumber dayakan lebih banyak, namun pekerja disana tentu akan semakin meningkat. Hal ini juga tentunya akan berjalan bersamaan dengan pendapatan rakyat Indonesia sendiri kan? Pastinya kesejahteraan juga akan meningkat. Pastinya ketika minyak dunia mulai melambung naik, indonesia tidak akan kebakaran jenggotnya. Justru sebaliknya, indonesia akan semakin senang dengan adanya hal ini. Lihat saja arab saudi, uni emirat arab, dan negara-negara laijn yang juga punya minyak melimpahnya. Mereka tenang-tenang saja walaupun harga minya dunia melambung tinggi. Ya kan?
Ini seakan tidak pernah diperhatikan oleh pemerintah. Pemerintah tidak fokus pada pengembangan sumber daya alam yang dimiliki negeri ini. Pemerintah seperti anak kecil yang hanya menginginkan kue kecil, tanpa tahu darimana kue kecil itu berasala, asal dimakan dan kemudian kenyang, lalu perut sakit pun ya sudah selesai. Mungkin apabila pengembangan sumber daya alam di negeri ini lebih ditingkatkan, mungkin tidak akan demontrasi mahasiswa membakar ban bekas di depan gedung DPRD, tidak akan ada lempar-lempar batu, tidak akan ada tawuran. Padahal semua itu merugikan, namun pemerintah seakan acuh tak acuh akan kejadian ini. Coba bayangkan, bila cepu, freeport, dkknya itu dikelolah pemerintah sendiri. Amerika? Inggris? Arab Saudi? Uni Emirat Arab? Jerman? Spanyol? Apa ya iya bisa mengalahkan Indonesia? Saya rasa itu tidak akan terjadi. Indonesia tidak akan kekurangan, rakyat akan hidup sejahtera dan damai. Pemerintah perlu berbenah dalam hal pengembangan sumber daya alam di negeri ini, dan tidak hanya terfokus pada hasil bisnis semata dan permainan kotor politik yang semakin menjadi di negeri ini.
Apa kita tidak pernah berfikir, alangkah indahnya bila indonesia ini dapat mengolah minyak? Indah dan indah pastinya, ya kan? Tapi sayang, pemerintah kurang tanggap menyikapi hal ini. Padahal kita tentu semua tahu kan ya, Indonesia ini kaya raya akan minyaknya, tapi kenapa malah ketika harga minyak dunia naik, Indonesia seakan kebakaran jenggotnya? Aneh gak? Aneh!!!!!!! Pemerintah seakan terlalu fokus pada kepentingan bisnis semata, tanpa memikirkan kepentingan rakyat dalam pembangunan di negeri ini. Rakyat seakan tidak bisa apa-apa dan kemudian selesai sudah. Itu saja simplenya mungkin pemikiran pemerintah kita.
Alangkah baiknya apabila cepu di jawa tengah itu diolah sendiri oleh indonesia tanpa campur tangan negeri seberang sana. Selain minyak yang dapat di sumber dayakan lebih banyak, namun pekerja disana tentu akan semakin meningkat. Hal ini juga tentunya akan berjalan bersamaan dengan pendapatan rakyat Indonesia sendiri kan? Pastinya kesejahteraan juga akan meningkat. Pastinya ketika minyak dunia mulai melambung naik, indonesia tidak akan kebakaran jenggotnya. Justru sebaliknya, indonesia akan semakin senang dengan adanya hal ini. Lihat saja arab saudi, uni emirat arab, dan negara-negara laijn yang juga punya minyak melimpahnya. Mereka tenang-tenang saja walaupun harga minya dunia melambung tinggi. Ya kan?
Ini seakan tidak pernah diperhatikan oleh pemerintah. Pemerintah tidak fokus pada pengembangan sumber daya alam yang dimiliki negeri ini. Pemerintah seperti anak kecil yang hanya menginginkan kue kecil, tanpa tahu darimana kue kecil itu berasala, asal dimakan dan kemudian kenyang, lalu perut sakit pun ya sudah selesai. Mungkin apabila pengembangan sumber daya alam di negeri ini lebih ditingkatkan, mungkin tidak akan demontrasi mahasiswa membakar ban bekas di depan gedung DPRD, tidak akan ada lempar-lempar batu, tidak akan ada tawuran. Padahal semua itu merugikan, namun pemerintah seakan acuh tak acuh akan kejadian ini. Coba bayangkan, bila cepu, freeport, dkknya itu dikelolah pemerintah sendiri. Amerika? Inggris? Arab Saudi? Uni Emirat Arab? Jerman? Spanyol? Apa ya iya bisa mengalahkan Indonesia? Saya rasa itu tidak akan terjadi. Indonesia tidak akan kekurangan, rakyat akan hidup sejahtera dan damai. Pemerintah perlu berbenah dalam hal pengembangan sumber daya alam di negeri ini, dan tidak hanya terfokus pada hasil bisnis semata dan permainan kotor politik yang semakin menjadi di negeri ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar